Semarapura, 1 Mei 2026 – Festival Semarapura 8 resmi ditutup oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, dalam seremoni yang berlangsung di kawasan Monumen Ida Dewa Agung Jambe. Selama empat hari penyelenggaraan, festival tahunan ini berhasil menarik antusiasme masyarakat dengan jumlah kunjungan mencapai sekitar 67.000 orang serta dihadiri 152 wisatawan mancanegara.
Tingginya partisipasi pengunjung turut memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal. Sebanyak 130 stan UMKM dan kuliner yang berpartisipasi dalam festival berhasil membukukan transaksi dengan nilai lebih dari Rp2 miliar, menunjukkan besarnya potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Kabupaten Klungkung.
Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menyampaikan bahwa Festival Semarapura merupakan wadah untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, pelestarian budaya dan pengembangan sektor ekonomi kreatif harus berjalan beriringan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam meningkatkan perlindungan sosial bagi masyarakat melalui program “Bapak Keren”, yang saat ini telah memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 8.685 pekerja rentan di Kabupaten Klungkung.
Berbagai agenda menarik yang mewarnai festival, mulai dari job fair, pertunjukan seni budaya, pameran UMKM, hingga kontes modifikasi kendaraan, sukses menyedot perhatian pengunjung. Kemeriahan Festival Semarapura 8 pun ditutup dengan penampilan spesial grup musik lokal Lolot dan Triple X yang menghibur ribuan masyarakat di jantung Kota Semarapura.