Denpasar – Tiga nusa yang ada di Bali merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan. Kabar terbaru, dua dari tiga nusa di Bail itu akan dipoles jadi destinasi yang lebih berkelas.
Kawasan Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan saat ini sedang menjadi destinasi favorit wisatawan yang liburan ke Bali. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berencana memoles kawasan Nusa Lembongan dan Ceningan menjadi destinasi wisata ‘high class‘.
“Kita harapkan nanti Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan tidak menjadi pariwisata yang murahan lagi tapi bener-bener ekowisatanya kita tonjolkan di sana. Harapannya menjadi pulau yang high class sehingga nanti tamu lebih betah di sana karena polusinya sedikit,” kata Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat ditemui detikcom usai deklarasi Gerakan Penyelamatan Aset Negara di Bali dan Launching Satgas Pengamanan Investasi & Usaha di kantornya Jl Tantular, Renon, Bali, Kamis (21/11/2019).
Suwirta mengatakan, kawasan Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan bakal dijadikan daerah khusus kendaraan listrik. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat maupun dengan rencana Gubernur Bali Wayan Koster untuk memberlakukan sistem zonasi kendaraan listrik di Bali.
“Kebetulan dengan dirjen hubdar ngobrol-ngobrol saya katakan paling pertama ngambil, kemudian gayung bersambut pak gubernur membuat pergub kendaraan listrik. Jadi saya sudah sampaikan tiga harinya sekarang saya bicara, lagi tiga harinya saya sosialisasi dan masyarakat sangat mendukung, terutama masyarakat di Nusa Ceningan, dan Nusa Lembongan. Masyarakat periwisata gede banyak yang minta,” bebernya.
Suwirta optimistis pemberlakuan zonasi motor listrik di kawasan Nusa Lembongan maupun Nusa Ceningan ini bakal mendukung konsep ekowisata yang diterapkan di daerah tersebut. Dia menambahkan sudah mengajukan bantuan infrastruktur kendaraan listrik ke pemerintah pusat.
“Ke depan tentu sekarang infrastruktur saya akan bicara dengan pak dirjen perhubungan darat dan pak menhub lagi sehingga nanti segala infrastruktur dengan kendaraan listrik itu bisa dibantu sepenuhnya,” harapnya.
Dia menambahkan akses jalan di ketiga pulau di kecamatan Nusa Penida tersebut juga sudah dibenahi. Dia pun yakin semakin banyak wisatawan infrastruktur jalan di Nusa Penida, maupun Nusa Lembongan juga makin bagus.
“Infrastruktur jalan bisa saya katakan hampir 75% sudah selesai ya. Saya meyakini teorinya Maslow jadi kebutuhan masyarakat itu semakin ke depan semakin meningkat, tentu setelah diaspal mereka minta tambah lebar, setelah tambah lebar minta tambah lebih panjang dst, saya kira ini suatu hal yang wajar di tengah pertumbuhan pariwisata,” paparnya.
“Cuma satu yang saya minta agar masyarakat di Nusa Penida menyadari semua pembangunan itu memerlukan proses tidak serta merta langsung bisa diwujudkan pada saat itu,” tutup Suwirta.