Bupati Klungkung Buka Pelatihan Desa Wisata Kamasan

  • 15 Agustus 2016
  • Dibaca: 247 Pengunjung
Bupati Klungkung Buka Pelatihan Desa Wisata Kamasan

Pemerintah Kabupaten Klungkung, bekerjasama dengan  Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa dua Bali ( STP) menggelar Program  Pelatihan Desa Wisata bagi Kelompok Sadar Wisata     ( Pokdarwis)  Desa Kamasan dan Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung. Pelatihan dilaksanakan  di Balai Banjar Gerya Desa Kamasan Klungkung, Sabtu 13/8 .

Pelatihan dibuka  Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Hadir Ketua  STP Nusa dua Bali,Drs Dewa Gede Ngurah Byomantara. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Klungkung I Wayan Sujana, Camat Klungkung, I Komang Gede Wisnuadi, Perbekel Desa Kamasan Ida Bagus  Ketut Danendra,  ASITA  Bali, I Dewa  Gede Wisnu Arimbawa,  serta Instasi terkait.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutanya mengatakan bahwa Desa Wisata Kamasan dan City Tour Kota Semarapura yang merupakan dua kawasan wisata sedang digenjot Pemerintah Kabupaten Klungkung. Berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan Desa Kamasan sebagai branding Desa Wisata Kabupaten Klungkung. Sebelumnya Desa Wisata hanya menjadi momentum bersejarah yang tak pernah terwujud. Untuk itu Pemkab Klungkung serius  mewujudkan hal itu dengan diawali perbaikan Infrastruktur, drainase hingga pembangunan Gapura Desa Wisata Kamasan serta menata taman di pingir jalan dan mengupayakan Balai Banjar Sangging Kamasan sebagai Media imformasi pariwisata dan  UMKM Center.

Bupati Suwirta Juga berharap anggota Pokdarwis , ”di masing – masing Kawasan  Efektif Pariwisata / Objek wisata membuat Unit  Branding dan dapat mengembangkan potensi yang ada  agar menjadi daya tarik  wisatawan,” jelas  Suwirta.

Kesiapan Masyarakat untuk mewujudkan Desa Wisata juga menjadi penentu, mulai dari penyediaan akomodasi, sepertai penginapan dengan memanfaatkan rumah tradisional sebagai tempat tinggal. 

Ketua STP Nusa dua Bali, Drs Dewa Gede Ngurah Byomantara menyampaikan dipilihnya Desa Kamasan karena  mempunyai keunikan Lukisan Khusus dan  potensi yang cukup besar terutama dari segi  kesenianyan, baik kerajinan, lukisan dan seni yang lain yang perlu dikembangkan dengan cara memberikan pemahaman dan strategi untuk membangun Desa wisata yang bisa mendatangkan wisatawan."Desa Wisata inilah yang perlu diterapkan untuk mensejahterakan masyarakat Desa Kamasan," terang Byomantara.

Dengan peserta mencapai 50 orang yang berasal dari Pokdarwis Desa Kamasan dan Desa Gelgel , materi pelatihan yang diberikan antara lain, pengetahuan pariwisata, program pelatihan Desa Wisata, Sadar Wisata, Sapta Pesona, Pengetahuan Desa Wisata dan pelayanan Prima di desa Wisata.

  • 15 Agustus 2016
  • Dibaca: 247 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita